Tulisan ini sebelumnya pernah gue posting tanggal 15/07/11
Siang ini gue makan siang di restoran cepat saji yang ada di kampus. Kegiatan yang biasa aja memang. Udah sering gue kerjain kok. Tapi mungkin yang nggak biasa pada hari ini adalah di sebelah gw duduk ada beberapa orang cleaning service yang ngeliatin gue udah lebih dari setengah jam.
Hari ini restoran cepat sajinya lagi gak rame, bisa dibilang lumayan kosong malahan. Sebenernya gue punya banyak pilihan tempat duduk, tapi gue milih tempat duduk yang pernah gue tempatin sebelumnya karena tempat yang sebenernya mau gue tempatin udah ada yang nempatin.
Dibilang cukup sering nempatin tempat duduk yang sekarang ini gue tempatin, nggak juga. Gue pernah sekali nempatin tempat ini dan nggak pernah ada cleaning service yang nangkring di sini. Apa ya yang mau gue share hari ini? Bingung mulainya gimana. Mungkin gue coba dengan begini, betapa tipis dan transparannya setiap manusia itu dipisahin satu dengan yang lainnya. Ya, bayangin aja, cuma kaca tipis yang misahin antara gue dan cleaning service yang berdiri di sebelah gue. Di sini gue duduk kenyang dan nyaman karena abis makan dan suhu ruangannya nyaman. Sedangkan cleaning service di sebelah gue lagi berdiri menatap ke dalam tempat restoran cepat saji. Beberapa ada yang ngepel dan ngobrol-ngobrol sesama cleaning service. Hhh... kira-kira apa ya yang ada di dalam pikiran mereka? Apa mereka lagi mikir, "Wah, enak ya lagi duduk makan ayam di tempat yang adem. Sedangkan gue kerja ngepel-ngepel di toilet dan tempatnya nggak nyaman."
Selama ini gue mungkin sering banget nggak ngerasa seperti itu. Ngerasa kalau setiap orang yang ada di sebelah gue bisa beda begitu jauh sama gue. Dari kondisi dan situasi yang dialamin dan lain sebagainya. Hhhh..... ketika gue duduk di bis kota, trus ada anak kecil yang nyanyi-nyanyi, ngamen. Rasanya nggak ada sesuatu yang ngebatasin gue dan anak kecil itu, tapi rasanya betapa jauhnya dia dari gue. Hhhmm....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar