Postingan ini sebelumnya pernah gue tulis tanggal 26/05/11
Mau mulai nulis blog pertama ini dengan sesuatu yang tiba-tiba kepikiran ketika tadi, waktu nonton sebuah film di salah satu stasiun televisi.
Mau mulai nulis blog pertama ini dengan sesuatu yang tiba-tiba kepikiran ketika tadi, waktu nonton sebuah film di salah satu stasiun televisi.
Ingetnya sih sama si papi yang sering banget curhat dan sharing soal banyak hal. Salah satu yang sering banget diomongin sama si papi adalah korupsi. Di negara kita mungkin sekarang ini udah ada KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) yang ngurusin soal korupsi, tapi secara pribadi sih gue masih sangat tidak puas sama hukum yang dijatuhkan kepada para koruptor itu.
Maling ayam sama koruptor kok hukumannya malah lebih lama maling ayam yang klo dijual harganya paling cuma Rp. 20.000,00. Sedangkan koruptor, sekali korupsi, mungkin uangnya bisa dipake buat ngasih makan orang sekelurahan. Hhhmm...
Dulu papi sering banget cerita kalau di PRC (People Republic of China), orang yang korupsi itu dijatuhi hukuman mati. Malahan zaman dulunya, yang ketauan korupsi, dihukum mati sekaligus sama keluarganya. Wah, keren banget kan. Gue sih sampe sekarang nggak tau apa dulu pernah ada hukuman kayak gitu. Hukuman yang sadis menurut gue. Tapii.... sekarang ini gue ngrasa klo hukuman kayak gitu patut diberlakukan. Ya memang sangat nggak manusiawi memang, tapi klo dipikir-pikir lagi, apa yang papi omongin ada benernya juga. Kenapa keluarganya harus ikut dihukum? Menurut si papi, kemungkinan kan orang yang korupsi itu karena tuntutan kebutuhan keluarga. Jadi, keluarga ikut menikmati hasil korupsi, bahkan keluarga di sini berperan dalam proses terjadinya korupsi.
Tadi liat film juga gitu. Seorang suami yang kerja sebagai kepala daerah korupsiin uang yang seharusnya dibagiin ke rakyat yang membutuhkan. Dia ngelakuin itu karena istrinya minta dibeliin mobil, perhiasan, perabot rumah tangga, dan lain-lain. Sedangkan gaji yang didapat sama suaminya nggak mungkin bisa dipake buat cover semua kemauan istrinya itu. Ya, alhasil si suami jadinya korupsi deehh... Ya, walaupun mungkin keluarga ga tahu menahu soal anggota keluarga yang lainnya yang korupsi. Tapi gue rasa sih klo zaman sekarang aja mah pasti keluarga nikmatin hasil korupsi. Pasti tahu juga, walaupun ga semua.
Sampe sekarang sih, intinya, gue setuju klo koruptor itu harusnya dihukum mati. Biar bisa memberikan efek jera. Selain sama orang lain, juga sama anggota keluarga koruptor. Biar tahu rasanya makanin uang yang bukan hak mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar